Selama ini, kelapa sawit di sektor energi dikenal luas oleh orang orang Indonesia melalui program Biodiesel B50 dan Avtur. Namun, sebuah terobosan ilmu pengetahuan & teknologi dari universitas ITS Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) asal Surabaya. ITS Berhasil mengembangkan "Benwit". Kepanjangan dari Bensin Sawit. Inovasi ini membuktikan bahwa potensi sawit tidak sekedar melulu pengganti solar B50. Tapi juga dapat diolah menjadi bensin (biogasoline) benwit 10%. Sawit dapat dianggap bersaing dengan tanaman E10 lainnya. Seperti jagung, tebu, singkong dan sorgum. Diciptakan oleh tim peneliti di bawah pimpinan Prof. Hosta Ardhynanta dengan dukungan pendanaan dari BPDPKS. Benwit diproduksi melalui proses catalytic cracking dari Crude Palm Oil (CPO). Melalui metode dengan cara molekul rantai panjang dalam minyak sawit dipecah menjadi molekul lebih pendek yang memiliki karakteristik kimiawi serupa bensin pertalite. Formula Benwit 10%, merupakan campuran 10% energi dari sawit + 90...