Kita hidup di dunia
ini mirip seperti berada di hukum rimba.
Kalau dalam pelajaran
biologi disebut siklus piramida makanan.
Sosok hewan buas
seperti buaya, elang, hiu, macan, beruang, dan singa berada di level ekosistem atas.
Sedangkan hewan kecil atau organisme lainnya berada di tingkatan bawah.
Hal ini berlaku pula
pada manusia dalam tingkatan level kekayaan dan kemiskinan yang diilustrasikan
dalam penjabaran piramida.
Artikel ini bukan maksud menyinggung seseorang ya.
Kemiskinan memang merupakan sebuah bencana
kemanusian yg menyebabkan orang
lain kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Disisi lain orang kaya dengan
mudah memuaskan kemauannya dengan membuka isi dompet.
Menurut laporan kekayaan global yang diproduksi oleh Credit Suisse
dan World Bank. Kemiskinan dari tahun 1950 telah menurun secara grafik. Tetapi
jika dilihat dari angka yang dihubungkan terhadap tingkat populasi pertumbuhan kelahiran
penduduk itu menunjjukkan trend kemiskinan terus meningkat dari hari ke hari.
Perubahan iklim, global warming, bencana alam, perang dagang,
korupsi dikalangan pemerintahan, kelangkaan sumber daya alam, dan peperangan menyebabkan ketidaksetaraan
sosial dan kemiskinan bukannya berkurang melainkan bertambah banyak.
Secara kolektif 1% persen manusia terkaya di dunia mengontrol 50% aset
kekayaan global.
Piramida kemiskinan di dunia (2020)
Berikut adalah bentuk
gambaran piramida tingkatan level kemiskinan dan kekayaan di seluruh dunia.
Apa yang dapat
diilustrasikan yaitu bahwa 24% orang atau sebanyak 1.800.000.000 miliar orang hidup dalam
kemiskinan extrem.
Artinya kehidupan sangat miskin extrem. Mereka jarang makan nasi/gandum selama
2-4 hari atau bahkan 5-7 hari tanpa makan hanya minum air saja karena ngga
punya duit untuk membeli atau belanja makanan.
Pada hakekatnya manusia sanggup bertahan dari kematian apabila
selama 30-70 hari tanpa makan berturut-turut. Tergantung dari daya tahan tubuh
masing-masing orang.
Orang miskin extrem kebanyakan berada di Africa, India, Brazil,
Meksiko, Bangladesh, Pakistan, dll. Namun mereka juga menyebar ke negara maju
seperti Amerika Serikat, China, Uni Eropa bahkan ada di Indonesia.
Di Indonesia. Orang miskin extrem menyumbang sekitar 3% dari 24%
data dunia. Atau sekitar 11% di Indonesia. Tercatat sebanyak 29.700.000 orang
di Indonesia hidup melarat matian matian demi bertahan hidup setiap harinya.
Secara garis besar.
73,2% orang atau sebanyak 5.600.000.000 miliar orang di seluruh dunia hidup miskin.
Jika orangtuanya hidup miskin maka anak-anaknya pun hidup dalam belenggu miskin.
73,2% orang atau sebanyak 5.600.000.000 miliar orang di seluruh dunia hidup miskin.
Jika orangtuanya hidup miskin maka anak-anaknya pun hidup dalam belenggu miskin.
Hanya ada 0,7% orang atau sebanyak 54.600.000 juta orang hidup
super kaya dengan kekayaan harta dan tabungan di rekening bank mencapai lebih dari Rp
14 miliar – Rp 1.000 triliun.
Baca juga :
Piramida kemiskinan di Indonesia (2020)
Berikut adalah bentuk gambaran piramida tingkatan level kemiskinan di Indonesia
Berikut adalah bentuk gambaran piramida tingkatan level kemiskinan di Indonesia
Apa yang dapat
diilustrasikan yaitu bahwa beruntunglah bagi teman teman tinggal dan lahir di negeri
tercinta NKRI karena rata rata orang Indonesia tergolong kelas menengah.
Masyarakat kelas
menengah merupakan kelompok terbesar dalam penduduk Indonesia.
World Bank mencatat
sebanyak 44,5% atau sekitar 120.000.000 juta orang di Indonesia memiliki
kekayaan tingkatan level kelas menengah. (Middle class).
Orang bilang kalangan menengah hidupnya pas-pasan.
Pas beli mobil, pas beli rumah, pas beli iPhone, pas beli motor,
pas liburan tamasya ke Dubai, dll.
Menjadi kelas menengah patut disyukuri karena ngga semua orang
dapat berada diposisi pas-pasan.
Jika anda memiliki tabungan di rekening bank, emas atau aset lainnya sebanyak diatas Rp
140.000.000 juta rupiah maka dapat digolongkan kelas menengah.
Jika anda memiliki tabungan di rekening bank sebanyak diatas Rp 14 miliar maka dapat digolongkan kelas atas (super kaya).
Hanya segelintir orang di Indonesia saja yang dapat menduduki posisi level super kaya.
Hanya segelintir orang di Indonesia saja yang dapat menduduki posisi level super kaya.
Tetapi jika penghasilan pendapatan atau gaji seseorang sekitar kurang dari Rp
1.400.000 juta tiap bulannya.
Maka digolongkan sebagai kategori orang miskin.
Menurut World Bank.
Jumlah orang miskin di Indonesia ada 24% atau sekitar 64.000.000 juta orang.
Sedangkan orang miskin ekstrem di Indonesia ada sebanyak 11% atau sekitar 29.700.000 juta orang.
Apabila jumlah keseluruhan di total. Maka sebanyak 93.700.000 juta orang NKRI hidup dalam kemiskinan atau membentuk 35% dari angka populasi penduduk Indonesia.
Apabila jumlah keseluruhan di total. Maka sebanyak 93.700.000 juta orang NKRI hidup dalam kemiskinan atau membentuk 35% dari angka populasi penduduk Indonesia.
Terima kasih. Semoga
bermanfaat ya. GBU